Kehadiran Fakultas Teknik merupakan bagian dari transformasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk memperkuat bidang keteknikan dan rekayasa yang terintegrasi dengan nilai-nilai keislaman. Melalui paradigma Ulul Albab, yaitu keseimbangan dzikir, pikir, dan amal saleh, fakultas menyiapkan insinyur masa depan yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga berkarakter mulia, moderat, dan peduli pada kemaslahatan umat serta kelestarian lingkungan
Pengembangan fakultas diarahkan pada tema besar universitas 2025-2029, yaitu “A Green Campus Toward Sustainability Development Goals (SDGs)”. Fokus keilmuannya mencakup energi baru terbarukan, infrastruktur hijau, sistem cerdas, teknologi pengelolaan lingkungan, serta rekayasa halal dan teknologi tepat guna untuk masyarakat.