Malang – Fakultas Teknik Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang turut berpartisipasi dalam Workshop Rencana Tindak Lanjut (RTL) Program Penilaian Tata Kelola Integritas (PPG) dan Pencegahan Korupsi pada Sektor Pendidikan Tinggi (PIEPTN) yang diselenggarakan pada Selasa, 13 Oktober 2026, bertempat di Ruang Senat Lantai 4 Gedung Rektorat UIN Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya universitas untuk memperkuat komitmen terhadap tata kelola kelembagaan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel.

Workshop tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas surat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI tertanggal 30 September 2026 mengenai apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan piloting Rencana Tindak Lanjut (RTL) Program Penilaian Tata Kelola Integritas (PPG) di UIN Malang. Melalui kegiatan ini, universitas berupaya memastikan bahwa upaya pencegahan korupsi tidak berhenti pada penyusunan kebijakan, tetapi juga diwujudkan melalui langkah-langkah konkret yang dapat diterapkan dalam pelaksanaan tata kelola perguruan tinggi.
Kegiatan dibuka oleh Pelaksana Harian (Plh.) Rektor UIN Malang, Prof. Dr. H. M. Abdul Hamid, S.Ag., M.A. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai pelaksanaan piloting PPG-PIEPTN dari perwakilan Direktorat Jejaring Pendidikan KPK RI. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya penguatan sistem integritas serta keterlibatan berbagai unsur perguruan tinggi dalam mendukung upaya pencegahan korupsi di sektor pendidikan tinggi.
Selain itu, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK RI turut memberikan penjelasan mengenai aplikasi GOL-KPK. Pengenalan aplikasi tersebut menjadi salah satu bagian dari penguatan pemahaman peserta terkait layanan dan mekanisme pengendalian gratifikasi. Melalui pemahaman terhadap kebijakan dan sarana pendukung yang tersedia, sivitas akademika diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Workshop ini juga menghadirkan pemaparan praktik baik pengendalian gratifikasi di lingkungan perguruan tinggi oleh Dr. Ngesti Dwi Prasetyo, S.H., M.Hum., Kepala Sentra Reformasi Birokrasi (SRB) Universitas Brawijaya. Paparan tersebut memberikan perspektif mengenai penerapan pengendalian gratifikasi sebagai bagian dari upaya membangun budaya organisasi yang menjunjung tinggi transparansi, profesionalisme, dan akuntabilitas.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah harmonisasi Rencana Tindak Lanjut (RTL) piloting PPG dengan Sistem Pengendalian Internal (SPI) UIN Malang. Harmonisasi tersebut menjadi langkah penting agar pelaksanaan program penguatan integritas dapat berjalan secara terarah dan selaras dengan sistem pengendalian internal yang diterapkan di lingkungan universitas. Dengan demikian, upaya pencegahan korupsi dapat terintegrasi dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi kegiatan kelembagaan.
Keikutsertaan perwakilan Fakultas Teknik dalam workshop ini mencerminkan dukungan fakultas terhadap penguatan tata kelola universitas yang berintegritas. Sebagai bagian dari UIN Malang, Fakultas Teknik memiliki peran dalam mendukung penerapan prinsip tata kelola yang baik, termasuk melalui pelaksanaan tugas akademik dan administratif secara profesional, transparan, serta bertanggung jawab.
Bagi Fakultas Teknik, penguatan integritas menjadi aspek penting dalam membangun tata kelola kelembagaan yang berkualitas. Komitmen tersebut dapat diwujudkan melalui kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, pelaksanaan administrasi yang tertib, penguatan akuntabilitas dalam pengelolaan kegiatan, serta penciptaan lingkungan kerja yang menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab. Upaya ini sejalan dengan kebutuhan untuk membangun fondasi kelembagaan yang kuat dan berkelanjutan.
Melalui Workshop RTL PPG dan PIEPTN, diharapkan seluruh unsur di lingkungan UIN Malang semakin memahami pentingnya pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi sebagai bagian dari budaya kerja institusi. Penguatan integritas tidak hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau unit tertentu, tetapi membutuhkan komitmen dan partisipasi seluruh unsur perguruan tinggi.
Fakultas Teknik UIN Malang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya penguatan integritas dan tata kelola kelembagaan yang baik. Melalui sinergi antara universitas dan fakultas, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan tinggi yang bersih, transparan, akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan akademik dan administratif yang berkualitas kepada seluruh sivitas akademika.





