Malang — Fakultas Teknik Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang resmi meluncurkan program Screening Awal Kesejahteraan Civitas Akademika, sebuah inisiatif yang dirancang untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesejahteraan psikologis mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan fakultas. Program ini menjadi langkah konkret Fakultas Teknik dalam merespons pentingnya kesehatan mental sebagai bagian tak terpisahkan dari keberhasilan akademik dan produktivitas kerja civitas akademika.
Mengusung tagline “Kamu Tidak Sendiri”, program ini ingin menegaskan pesan bahwa setiap individu di lingkungan Fakultas Teknik tidak perlu menghadapi tekanan, kesulitan, atau tantangan hidup sendirian. Ada banyak jalur dukungan yang telah disiapkan fakultas, mulai dari pendampingan akademik hingga konsultasi psikologis profesional.
Latar Belakang Program
Tekanan akademik, beban tugas kuliah, tuntutan pekerjaan, hingga persoalan pribadi kerap menjadi faktor yang memengaruhi kesejahteraan psikologis di lingkungan kampus. Tanpa deteksi dini, kondisi-kondisi tersebut berpotensi berkembang menjadi masalah yang lebih serius dan berdampak pada performa akademik maupun kualitas hidup secara keseluruhan.
Berangkat dari kepedulian tersebut, Fakultas Teknik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menghadirkan sistem screening yang sederhana, mudah diakses, dan berbasis data untuk membantu civitas akademika mengenali kondisi dirinya sendiri secara objektif, sekaligus mendapatkan rekomendasi langkah pendampingan yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing.
“Kenali kondisi diri, pilih langkah terbaik untuk masa depan yang lebih baik” — menjadi semangat utama yang diusung dalam seluruh rangkaian program ini.
Empat Tahapan Alur Sistem Screening
Fakultas Teknik merancang alur sistem yang praktis agar seluruh civitas akademika dapat mengikuti proses screening tanpa hambatan berarti. Berikut empat tahapan yang perlu dilalui:
1. Isi Formulir Screening
Peserta mengisi dan menjawab serangkaian pertanyaan secara mandiri melalui Google Form yang telah disediakan. Proses ini dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja melalui perangkat masing-masing.
2. Sistem Mengolah Data
Setelah formulir diisi, jawaban peserta akan dianalisis secara otomatis oleh sistem untuk menentukan pola kondisi kesejahteraan serta rekomendasi layanan yang paling relevan.
3. Hasil & Rekomendasi
Peserta akan menerima hasil screening beserta saran layanan yang sesuai dengan kondisi yang dialami, sehingga langkah tindak lanjut dapat segera diambil.
4. Akses Layanan
Peserta memilih layanan yang diinginkan sesuai hasil rekomendasi, kemudian mengikuti petunjuk yang diberikan untuk memperoleh pendampingan lebih lanjut dari pihak fakultas.
Empat Kategori Hasil Screening dan Rekomendasi Tindak Lanjut
Setelah menyelesaikan formulir, setiap peserta akan memperoleh salah satu dari empat kategori hasil berikut:
1. Kondisi Baik (Pemeliharaan Kesejahteraan)
Kategori ini menunjukkan bahwa kondisi peserta saat ini tidak memerlukan pendampingan segera. Meski demikian, fakultas tetap menganjurkan beberapa langkah pemeliharaan kesejahteraan, di antaranya:
- Menjaga pola tidur yang cukup
- Melakukan aktivitas fisik secara rutin
- Mengelola beban akademik maupun pekerjaan dengan baik
- Mempertahankan hubungan sosial yang positif
- Melakukan screening kembali secara berkala
2. Disarankan Pendampingan Awal
Kategori ini diperuntukkan bagi peserta yang menunjukkan kondisi mulai memengaruhi aktivitas sehari-hari. Saran yang diberikan meliputi:
- Melakukan diskusi dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA) atau Dosen Pendamping
- Membahas kesulitan akademik, manajemen waktu, lingkungan kampus, atau permasalahan lain yang dihadapi
- Peserta juga dapat meminta pendampingan dari dosen tertentu yang dirasa paling nyaman untuk diajak berkonsultasi
3. Disarankan Konsultasi Psikolog
Kategori ini berlaku bagi peserta yang responsnya menunjukkan kondisi perlu dibicarakan lebih lanjut dengan tenaga profesional. Langkah yang disarankan antara lain:
- Menghubungi Dosen Pendamping atau Penanggung Jawab (PJ) Layanan Konseling Fakultas Teknik
- Fakultas akan membantu mengatur jadwal konsultasi dengan psikolog dari Fakultas Psikologi UIN Malang
- Melengkapi administrasi yang diperlukan untuk proses konsultasi
4. Layanan Prioritas
Kategori tertinggi ini diberikan bagi peserta yang berdasarkan hasil responsnya memerlukan perhatian segera. Fakultas menekankan beberapa langkah penting:
- Segera menghubungi Dosen Pendamping/PJ Layanan Konseling FT atau layanan kesehatan/darurat yang telah ditetapkan fakultas
- Apabila merasa tidak aman terhadap diri sendiri, peserta diimbau untuk tidak menunggu jadwal konseling dan segera mencari bantuan dari orang terdekat yang dapat mendampingi, atau menghubungi layanan darurat setempat
Bukan Alat Diagnosis, Kerahasiaan Data Terjamin
Pihak Fakultas Teknik menegaskan bahwa formulir screening ini bukan merupakan alat diagnosis medis maupun psikologis, melainkan sarana awal untuk membantu civitas akademika mengenali kondisi dirinya serta menentukan langkah pendampingan yang tepat. Seluruh informasi yang diberikan peserta dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan pendampingan.
Akses Layanan dan Kontak Bantuan
Program ini dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Teknik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melalui tautan formulir yang dibagikan secara resmi oleh fakultas, maupun dengan memindai kode QR yang tersedia pada materi sosialisasi program.
Bagi civitas akademika yang memiliki pertanyaan atau membutuhkan bantuan lebih lanjut terkait program ini, dapat menghubungi Dosen Pendamping atau Layanan Konseling Fakultas Teknik melalui email resmi:
Menuju Civitas Akademika yang Lebih Sehat dan Produktif
Melalui program Screening Awal Kesejahteraan Civitas Akademika ini, Fakultas Teknik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat menciptakan lingkungan kampus yang lebih peduli, suportif, dan responsif terhadap kondisi kesejahteraan setiap anggotanya. Program ini sejalan dengan semangat besar yang diusung fakultas:
“Sehat Mental, Semangat Berkarya”
Kenali Diri • Cari Dukungan • Raih Potensi • Wujudkan Masa Depan
Dengan adanya sistem ini, diharapkan setiap civitas akademika dapat lebih mudah mengenali kondisi dirinya sejak dini, sehingga langkah pendampingan yang tepat dapat segera diambil demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.sa Depan.




